Wednesday, May 7, 2008

Sejernih Kasih mu, Ibu..

ibu,

sebuah nama yang begitu masyhur
begitu gah bila di ungkapkan
kelunakan suaramu yg merdu
dan kelembutan gaya mu bagai sutera
merupakan suatu rahmat bagi kami
kamu merupakan kekuatan
dan benteng agama

tertanam naluri keibuan
amat mendalam di jiwa
insan yang mendambakan kebahagiaan
kasih sayangmu memberi nilai
pada diri dan kemampuan kami
penyeri dalam hidup kami
biar dimamah arus usia
tidak pernah kenal erti derita
kasihmu bagai sungai yg mngalir
tiada penghentiannya dan tak bertebing

duhai bonda,

di bahumu tergalas suatu beban
perjalananmu penuh rintangan
dalam mendidik dan membesarkan kami
setulus pengorbanan yang di curahkan
tidak pernah sekali kami nafikan
tidak pernah mengharapkan dibalasi permata
cukuplah engkau merasakan bahagia
lihat anak-anakmu berjaya
kaulah anugerah paling istimewa
bagi kami, anak-anak mu
kau penawar hati duka
walau hatimu terluka
engkau ibu engkaulah bapa
pabila ayah tiada

wajah mu tenang
sebak di dada di rahsiakan
tidak pernah sekali di luahkan
hanya tuhan dapat membalas jasamu
kerna tuhan yang tahu penderitaanmu
semoga dikurnia sejahtera ke atas mu

*Selamat Hari Ibu..

Friday, May 2, 2008

Before I Was Myself, You Made Me, Me

Before I was myself you made me, me
With love and patience, discipline and tears,
Then bit by bit stepped back to set me free,

Allowing me to sail upon my sea,
Though well within the headlands of your fears.
Before I was myself you made me, me

With dreams enough of what I was to be
And hopes that would be sculpted by the years,
Then bit by bit stepped back to set me free,

Relinquishing your powers gradually
To let me shape myself among my peers.
Before I was myself you made me, me,

And being good and wise, you gracefully
As dancers when the last sweet cadence nears
Bit by bit stepped back to set me free.

For love inspires learning naturally:
The mind assents to what the heart reveres.
And so it was through love you made me, me
By slowly stepping back to set me free.